Syaiful M Maghsri :: Motivator Spiritual | Konsultan Cara Kaya | Cara Sukses| Mengatasi Masalah

Home Renungan Ada Apa Dibalik Puasa Bulan Ramadhan?

Puasa Bulan Ramadhan

Bagikan:

Ingin Tahu Ada Apa Dibalik Puasa Bulan Ramadhan?

Inti dari Puasa Bulan Ramadhan dan tujuannya diringkas dalam Alquran dalam satu kata: taqwa . “Hai orang-orang berimana (percaya)! diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu “bertakwa”. (Al-Qur’an 2 : 183)

Tapi apa itu taqwa? Dan bagaimana hubungannya dengan tindakan fisik puasa?

“Taqwa adalah tema yang berulang dalam Alquran dan nilai Alquran yang terpenting”.

➡️ Taqwa adalah suatu sikap dan proses.

Sikap manusia yang tepat terhadap ilahi yang menunjukkan kesadaran, cinta, pengabdian, dan ketakutan. Sikap yang tepat terhadap ilahi tercermin dalam hal berikut ini:

  • Kesadaran diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan kesadaran ilahi dalam mengabdi (beribadah);
  • Cinta pada sumber kebaikan dan keindahan yang membuat hidup layak dijalani;
  • Pengabdian kepada kebijaksanaan dan keagungan Tuhan yang tak terbatas ; dan
  • Takut salah paham tentang maksud ilahi atau gagal mempertahankan posisi sebagai seorang hamba dan hubungan yang sesuai dengan manusia lainnya (Hablumminannas) dan dengan Tuhan (Hablumminalloh).

*******

➡️ Sikap taqwa tidak bisa dan tidak tinggal dalam batas-batas roh manusia, tetapi pada akhirnya terungkap dalam ekspresi dan tindakan.

➡️ Sikap taqwa akhirnya terungkap dalam diri, dan pada gilirannya mengungkapkan kepribadian – karakter sejati  yang dipeliharanya, yaitu :
Komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang ditekankan oleh wahyu ilahi tentang keberanian, kedermawanan, kasih sayang, kedamaian, kejujuran, ketabahan, perlindungan, toleransi dan kerja sama dalam mengerjakan apa yang baik dan benar .

➡️ Taqwa adalah proses yang sama dimana orang-orang beriman (yang percaya) menginternalisasi nilai-nilai luhur wahyu dalam kehidupan sehari hari dan mengembangkan karakter mereka terus menerus agar menjadi lebih baik, terus bertumbuh serta semakin sempurna.

Dengan demikian Al-Qur’an mengingatkan orang-orang beriman bahwa mereka tidak boleh menjalani praktik keagamaan menjadi serangkaian ritual buta, dan melakukan prosedur yang ditentukan agama, hanya difahami sebatas pada tingkat gerakan fisik.

➡️ Kita harus mulai berhati-hati dan memahami bahwa praktik keagamaan, seperti berdoa dan berpuasa, pada akhirnya bertujuan untuk membawa peningkatan moral dan spiritual:

“Bukankah Tuhan telah berfirman bahwa kita disuruh mengarahkan wajah kita ke Timur atau Barat”: Kita disuruh percaya kepada Tuhan dan Hari Akhir, dan para Malaikat, Kitab, dan UtusanNya;

➡️ Dan mau memberikan dari hal-hal yang kita sayangi untuk saudara-saudara kita, anak-anak yatim, orang-orang yang membutuhkan, musafir, orang yang meminta, dan mau membebaskan budak, dan untuk tabah dalam doa dan melakukan amal kebaikan

➡️ Semua itu dilakukan Untuk memenuhi perjanjian yang telah kita buat (sebagai hamba yang percaya), untuk menjadikan kita kuat dan sabar pada saat-saat kesakitan, kesulitan, dan kepanikan.

Dan Orang-orang yang melakukan semua hal tersebut di atas adalah orang-orang yang benar, dan orang-orang yang sadar akan Allah”. (Baca Al -Qur’an 2 : 177)

Semoga memberikan pemahaman dan manfaat bagi kita semua, sebagai bekal menjalani ibadah puasa dengan sesungguhnya hanya karena Alloh.

Puasa Bulan Ramadhan

Bagikan:

Artikel Terbaru

Bioenergi Cleansing

Apa Itu Bioenergi Cleansing? Bioenergi Cleansing adalah proses pembersihan diri dari limbah-limbah energi negatif dengan memanfaatkan Bioenergi. Proses pembersihan energi ini...