Syaiful M Maghsri :: Motivator Spiritual | Konsultan Cara Kaya | Cara Sukses| Mengatasi Masalah

Home Puasa Tips Agar Tidak Lemas Saat Puasa

Bagikan:

Ibadah puasa adalah ibadah wajib bagi semua umat muslim, oleh karenanya kita wajib pula menjaga kesehatan kita saat puasa. Utamanya menjaga kondisi badan kita agar tetap fit meski sedang puasa.

Berikut adalah tips-tips agar tubuh tetap vit atau tidak lemas saat puasa:

1. Usahakan jangan tidur setelah sahur

Usahakan jangan tidur setelah sahur, tunggulah beberapa saat, Tidur setelah sahur ini akan membuat tubuh merasa lemas dan cepat lapar, karena saat tidur ion akan keluar, jadi kalau kita tidur setelah melaksanakan sahur, maka kita akan cepat kehilangan cairan dalam tubuh kita, sehingga saat pukul 9 pagi kita akan merasa lapar dan haus, serta kita juga akan malas melakukan sesuatu.

2. Saat sahur sebaiknya mengonsumsi Karbohidrat Kompleks

Hal ini disebabkan karbohidrat kompleks akan lebih lambat dipecah atau dicerna oleh gula darah, dengan demikian gula darah akan tetap stabil (tidak mengalami fluktuasi yang tinggi). Selain itu Karbohidrat kompleks juga sangat membantu proses metabolisme energi tubuh.

3. Jangan memakan Gorengan saat sahur

Makan gorengan ketika sahur sangat tidak dianjurkan, Hal ini disebabkan pasokan energi tubuh berkurang selama berpuasa. akibatnya seseorang akan mengantuk pada siang harinya.

4. Agar kenyang lebih lama, makanlah Nasi

Nasi itu sudah tidak asing lagi dengan lidah orang Indonesia. Selain menyehatkan, nasi juga dapat mengasup energi didalam tubuh. Untuk nasi putih, saat berpuasa tubuh bisa tahan selama 8 jam. dan jika ingin kenyang lebih lama, usahakan memakan nasi merah.., kenapa? Nasi merah bisa membuat tubuh kenyang dan tidak merasa lapar hingga 10 jam kedepan, karena penyerapan energinya bisa lebih lambat dibandingkan nasi putih.

5. Kurangi yang manis – manis

Makanan manis akan membuat tubuh melepaskan insulin dengan cepat sehingga memicu rasa cepat lapar. Fungsi insulin adalah memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi.
Makanan yang manis hanya bertahan 2 jam setelah dimakan. Padahal kita harus menahan puasa selama 14 jam jadi akan ada waktu 12 jam kondisi tubuh akan lemas.

6. Mix Karbohidrat dan protein
Karbohidrat membuat Anda takut gemuk? Jangan khawatir! Karbohidrat sebenarnya penting agar tubuh tidak lemas ketika berpuasa. Kuncinya ialah, pilih menu karbohidrat dengan angka GI (Glycemic Index) yang rendah agar gula darah naik perlahan dan kenyang bertahan lebih lama. Lalu, apa saja yang mengandung GI rendah? Diantaranya beras merah, oatmeal dan roti gandum. Tak hanya itu, protein pun berguna menjadikan perut terasa lebih kenyang. Jadi, pilihlah susu, ikan, daging serta kacang-kacangan.
7. Asupan air 10 gelas setiap hari
Karena ketika berpuasa tidak bisa minum, aturlah asupan air setidaknya 10 gelas setiap hari. Tak mesti mengkonsumsi air mineral, namun juga bisa lewat jus buah, teh atau sup.
8. Awali dengan minum terlebih dahulu
Langkah tepat agar kadar gula meningkat perlahan ialah minum teh manis hangat dengan 3-5 biji kurma terlebih dahulu, baru 10-20 menit kemudian berbuka puasa. Ini bertujuan untuk gula tak cepat naik dan pankreas tidak terkejut. Hindari juga makan makanan yang digoreng dan bersantan, dan pilihlah menu yang dipanggang, atau
dibakar saja.
9. Berolahraga kecil
Jangan langsung tidur usai sholat subuh. Berolahraga kecil di depan rumah sambil menghirup udara segar, maka tubuh akan lebih
bugar. Bila perlu, lepas sandal dan berjalan di atas kerikil berukuran agak besar untuk melancarkan peredaran darah.
Apabila Anda mengantuk di siang hari, cobalah untuk melihat tetumbuhan hijau dan bersenam-senam meluruskan badan sejenak. Tubuh akan terasa lebih ringan dan Anda siap menanti berbuka puasa.

Bagikan:

Ulasan Klien

Atas kuasa dan kehendak Alloh, Bioenergi menjadi sarana yang telah membantu saya memulihkan dan mempertahankan kehidupan produktif yang sehat dan bahagia.

Saya dapat menikmati hidup bersama cucu-cucu saya, teman-teman saya dan bisnis kecil saya berkat teknik luar biasa yang diajarkan oleh Bapak Syaiful dalam Pelatihan Quantum Bioenergi. Loncatan energi rokhani pada diri saya terbukti menjadi satu-satunya modalitas yang membersihkan efek energi negatif yang parah bagi saya.

Ini berhubungan dengan respons fisik dan emosional sebelumnya, dimana saya selalu sakit-sakitan, mudah tersinggung, merasa terasing dan merasa tidak bahgia serta takut yang berlebihan tanpa alasan dan pak Syaiful membantu saya menemukan cara konstruktif untuk menyeimbangkan hati dan pikiran saya tentang kondisi tersebut.

Tidak seperti metode lain yang rumit, pendekatan Bioenergi yang diberikan sangat praktis dan mudah dilakukan bahkan oleh orang yang sudah seusia saya sekalipun dan praktek pemanfaatan Bioenergi telah memberi saya kesempatan untuk berpartisipasi penuh dalam hidup saya.

Saya sangat rentan terhadap bronkitis tahunan dengan beberapa masalah di paru-paru saya. Dan sekali lagi pengobatan Bioenergi telah menyelamatkan saya, membantu saya membersihkan virus sebelum mengendap di paru-paru saya dan membuat saya bebas dari perawatan antibiotik.

Bapak Syaiful telah mengajarkan semua tekniknya ke dalam tindakan dan beberapa bulan kemudian saya bersenandung bersama dengan tubuh saya! Bersama sisa hidupku! Saya siap untuk hidup, menikmati dan merayakan serta menjadi lebih dekat dengan Tuhan!

Banyak – banyak terima kasih kepada Bapak Syaiful atas pengertiannya yang luar biasa, tekniknya yang efektif, dan kemampuannya yang luar biasa untuk membantu orang mencapai keseimbangan yang sempurna untuk hidup lebih sehat baik aspek fisik, emosional dan spiritual bagi banyak orang, khususnya saya pribadi.

HM.Mawardi Lubis, Surabaya

Tuliskan ulasan Anda untuk artikel atau pengalaman Anda setelah mengikuti pelatihan atau bimbingan bersama Bapak Syaiful Maghsri.

kapsul solusi, solusi masalah, kapsul bioenergi

Artikel Terbaru

Alasan Memperkenalkan Bioenergi

Disadari atau tidak, Anda sudah menggunakan kekuatan penyembuhan Bioenergi untuk membantu meningkatkan kehidupan putra-putri Anda… meski Anda belum memahami alasan memperkenalkan Bioenergi...