Syaiful M Maghsri :: Motivator Spiritual | Konsultan Cara Kaya | Cara Sukses| Mengatasi Masalah

Home artikel solusi Bagaimana Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan

Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan

Tahukah Anda bagaimana cara mengubah kegagalan menjadi kesuksesan? Kemampuan mengubah kegagalan menjadi kesuksesan sangat diperlukan oleh setiap orang agar tidak mengulangi kegagalan-kegagalan yang sama. Jika Anda belum tahu caranya, beruntunglah Anda menemukan artikel ini. Oleh karena itu, pastikan Anda membaca sampai selesai.

Dalam perspektif Al-Quran, sebuah kegagalan adalah ujian dari Tuhan. Seseorang yang sedang diuji, tentu dalam rangka mempersiapkan dirinya untuk menjalani hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Karena itu, apa pun bentuknya, ujian harus dilalui dengan ketenangan jiwa, kepasrahan dan optimisme. Tidak ada orang yang berhasil tanpa melewati ujian. Bahkan jika seseorang mengaku benar-benar beriman, Tuhan pasti akan tetap mengujinya untuk menakar di level keimanannya.

Perhatikan firman Allah berikut ini:

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. Al-‘Ankabut: 2)

Kegagalanlah yang memberi arti pada kesuksesan. Di mana pun Anda berhasil, pasti ada kegagalan. Keduanya selalu berjalan beriringan. Kegagalanlah yang mengeluarkan sisi terbaik dari diri Anda. Kegagalanlah yang membuka kunci kekuatan Anda yang tersembunyi. Seberapa mampu Anda menghadapi kegagalan dengan semangat yang tepat dan seberapa luar biasa kekuatan yang terkunci dalam diri Anda, akan terungkap.

Berikut ini adalah langkah demi langkah untuk mengubah kegagalan menjadi kesuksesan yang Anda harapkan:

Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan1. Berhentilah menyalahkan nasib Anda

Permainan ular-tangga adalah contoh bagus untuk menggambarkan permainan nasib manusia. Ada petak-petak yang harus dilewati, ada tangga yang akan membawa kita naik ke petak yang lebih tinggi. Ada juga ular yang akan membuat kita turun ke petak di bawahnya.

Kita hidup dan sedang bermain dengan banyak papan ular-tangga. Ada papan bernama kuliah, ada papan bernama karir. Suka atau tidak dengan permainan yang sedang kita jalani, kita harus tetap melangkah atau akan terus berada di petak yang sama. Suka atau tidak, kita harus mengocok dan melempar dadu, karena sebatas itulah ikhtiar kita sebagai manusia: melempar dadu kemudian memprediksi hasilnya dengan teori peluang. Hasil akhirnya, adalah mutlak kuasa Tuhan. Apakah ular atau tangga yang akan kita temui, Tuhanlah yang mengatur.

Malangnya, ada orang-orang yang enggan melempar dadu karena menyangka itulah nasib mereka. Dan mereka, terus saja ada di sana, di petak yang mereka singgahi. Mereka menerima keadaan sebagai nasib, tanpa pernah melempar dadu (berusaha) sama sekali.

Begitu pun dengan Anda, jika Anda takut melempar dadu, Anda tidak akan pernah beranjak ke mana-mana. Jika Anda enggan melempar dadu, Anda tidak akan pernah menyelesaikan permainan Anda. Setiap kali melempar dadu dan menemui ular, lemparkan dadu Anda kembali. Optimislah bahwa di lemparan-lemparan berikutnya, Anda akan menemukan tangga.

*******

Perbedaan mendasar antara orang optimis dan pesimis ketika sama-sama menemui kegagalan adalah, orang pesimis menemukan kekecewaan, sedangkan orang optimis mendapatkan harapan.

Sekali lagi, kemampuan manusia sebatas berusaha, Tuhan Yang Maha Kuasa lah yang menentukan. Kemahakuasaan-Nya ini disebutkan dalam firman berikut ini:

“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 148)

Lebih dari itu, berusaha bahkan menjadi nilai ibadah dimata Tuhan. Karena itu, kerja keras dan optimisme seharusnya menjadi satu paket dalam menjalani hidup. Akan selalu ada hasil jika Anda fokus pada apa yang Anda kerjakan. Selalu ada konsekuensi dari setiap pilihan yang Anda ambil. Hidup Anda tidak beralaskan realitas, Anda berdiri di atas definisi dan penafsiran terhadap realitas. Keberuntungan dan kemalangan, anugerah dan musibah, adalah kepastian dalam hidup. Namun, derita dan bahagia adalah sikap yang berada dalam kendali hati dan pikiran.

Apakah Anda bahagia atau menderita, sesungguhnya hidup hanya soal sudut pandang.

cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan

Profesi Anda hari ini tidak menunjukkan profesi Anda di masa depan. Apa yang ada di pikiran dan hati Anda saat inilah yang akan menentukan masa depan Anda. Jika Anda ingin sukses, maka pekerjaan apa pun yang sedang Anda jalani, serendah apa pun pekerjaan itu, jadikan itu sebagai batu loncatan untuk terus maju.

Ketika Lee Myung Bak menjadi jadi tukang sapu, ia tahu bahwa itu hanya sementara. Saat Lyndon B. Johnson menjadi tukang sampah, ia paham betul bahwa itu hanya sementara. Banyak orang yang dulunya pelayan, tukang koran, supir, buruh, kuli bangunan, sekarang menjadi selebriti dunia, politisi kuat, orang terkaya di dunia dan berada di puncak kesuksesan.

Anda pun bisa seperti mereka.

2. Hadapi ketakutan Anda

Banyak orang mengkhawatiran apa yang akan mereka kerjakan. Mereka belum melakukan pekerjaan mereka, tapi di dalam diri mereka telah muncul perasaan takut gagal, takut diejek karena hasilnya jelek, dan lain sebagainya.

Ketika Anda harus menyelesaikan tugas kampus atau kantor, Apa yang membuat Anda gelisah? Tidak lain adalah rasa ragu yang membuat otak Anda penat. Anda khawatir jika tugas yang Anda kerjakan nanti hasilnya buruk. Akibatnya, selama beberapa hari Anda hanya melakukan pekerjaan dalam pikiran saja, tanpa ada sebuah tindakan nyata. Pikiran Anda sibuk membuat pertimbangan “kalau… kalau… kalau…,” dan seterusnya. Anda dibelenggu oleh pikiran Anda sendiri.

Tentu menjadi sangat baik jika Anda memiliki perkiraan tentang kualitas pekerjaan yang akan Anda lakukan. Anda pun boleh membuat target perkerjaan. Akan tetapi, yang menjadi masalah adalah ketika kualitas dan target itu justru menjadi beban. Sebagai contoh, Anda ingin menjadi penulis namun Anda ragu untuk memulainya karena khawatir akan diejek pembaca. Akhirnya, tidak pernah lahir satu tulisan pun dari tangan Anda.

Sampai di sini, menjadi jelas bahwa hambatan terbesar biasanya justru muncul dari kita sendiri yang selalu mengedepankan kemungkinan-kemungkinan negatif, sehingga kita terhambat untuk mengukir kesuksesan dalam hidup.

*******

Jadi, apa kita tidak boleh memikirkan kemungkinan-kemungkinan negatif yang bisa saja muncul? Boleh saja. Hanya saja, kapan Anda mulai bergerak jika terus-menerus memikirkan kemungkinan-kemungkinannya saja? Alih-alih seperti itu, Anda harus lebih produktif dengan mengerjakan apa yang menjadi keinginan Anda. Lalu, biarkan proses yang akan membentuk Anda menjadi lebih baik.

Dalam prosesnya nanti, Anda jangan takut membuat kesalahan karena semua orang pun pernah berbuat salah. Tapi, yang lebih salah dari membuat kesalahan adalah ketika Anda menyerah dan berhenti karena takut mengalami kesalahan. Lalu, apa yang harus Anda lakukan ketika Anda berbuat salah? Jawabannya sederhana, Anda harus mengakui dan belajar dari kesalahan tersebut.

Orang yang benar bukanlah orang yang tidak pernah berbuat salah. Orang yang benar adalah orang yang mau belajar dari kesalahan dan mampu mengembangkan diri karena kesalahan tersebut. Di sisi lain, keinginan untuk membuat sesuatu dengan sempurna merupakan hal yang diinginkan banyak orang. Tapi Anda harus paham bahwa sempurna bukan berati tidak pernah mengalami ketidaksempurnaan. Justru berawal dari berbagai ketidaksempurnaan itulah Anda belajar memperbaiki dan meningkatkan kualitas pekerjaan Anda.

*******

Yakinlah bahwa kesempurnaan yang haqiqi adalah mutlak milik Allah. Oleh karena itu, hendaknya Anda tidak menargetkan kesempurnaan sebagai standar dalam menilai pekerjaan yang Anda lakukan. Anda harus menyadari dan meyakini diri bahwa Anda hanyalah manusia biasa yang sudah pasti memiliki banyak kekurangan.

Ketika Anda ingin kesempurnaan, itu bukanlah tidakan yang salah. Yang salah adalah jika keinginan tersebut Anda jadikan alasan untuk malas atau enggan memulai. Padahal, hanya dengan terus melahirkan karyalah Anda bisa memberi penilaian apakah pekerjaan Anda bagus atau tidak. Terus berkarya merupakan etos yang perlu ditumbuhkan agar Anda menjadi manusia yang semakin berkembang. Terus melahirkan karya akan membantu Anda dalam membuat penilaian dan perbaikan. Bagaimana Anda bisa melakukan kedua hal itu jika Anda belum melakukan sesuatu?

Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan

“90 persen dari mereka yang gagal tidak benar-benar kalah… mereka hanya berhenti mencoba.” (Paul J. Meyer)

Agar Anda tidak terus-menerus merasa takut gagal, lakukan enam tips berikut:

  1. Percaya diri. Sikap ini merupakan modal dasar untuk menggapai kesuksesan. Orang yang percaya diri adalah orang yang sangat menghargai kemampuannya dan tidak takut gagal. Percayalah, jika Anda percaya diri, orang lain akan tertarik dan memperhatikan Anda. Itulah saatnya bagi Anda untuk unjuk kemampuan.
  2. Pacu semangat diri dengan mengisi hari-hari Anda dengan kegiatan yang berkualitas.
  3. Perluas pergaulan Anda. Ingat, jika Anda hanya mengurung diri di kamar, orang lain tidak akan tahu kemampuan Anda.
  4. Jangan terlalu birokratif. Sikap ini akan membuat Anda selalu merasa ragu dan terhambat berbagai macam peraturan. Bersikaplah lebih berani dan sedikit nekad agar muncul kekuatan dari alam bawah sadar yang membuat Anda berani mengeksploitasikan kemampuan Anda.
  5. Jangan hanya mengandalkan kekuatan berpikir Anda. Padukan dengan inovasi dan kreatifitas Anda.
  6. Jangan takut kritik. Mendengarkan kritik merupakan salah satu cara agar Anda dapat mengkoreksi kekurangan Anda.

Dengan melakukan enam tips di atas, tiket menuju sukses sudah berada dalam genggaman Anda. Tapi jika ternyata Anda masih gagal juga, berarti ada hal-hal di luar kuasa Anda. Jangan patah semangat, jadikan kegagalan itu sebagai cermin untuk menuju sukses. Jangan berhenti berusaha dan teruslah berdoa.

Kegagalan adalah bagian yang lain dari kesuksesan. Kegagalan merupakan hal yang sangat manusiawi. Tidak semua manusia bisa mencapai keberhasilan. Tapi jika Anda mau tidak pernah berhenti berusaha, pasti Anda akan berhasil mencapai kesuksesan Anda. Suatu hari nanti.

3. Ubah kegagalan menjadi kesuksesan

Cara Mengubah kegagalan Menjadi Kesuksesan

“Janganlah pernah berkecil hati, karena seringkali anak kunci terakhir yang bisa membuka gemboknya.” (Trotty Veck)

Sejarah membuktikan, sukses adalah hasil dari kerja keras, upaya untuk terus memperbaiki kesalahan, terus bangkit lagi dan pantang menyerah. Jika Anda merasa gagal dan mulai putus asa, ingat bagaimana tokoh-tokoh besar ini mencapai kesuksesannya:

Isaac Newton

Salah satu ilmuwan terkemuka dunia dan ahli matematika Inggris terbesar di zamannya. Terkenal dengan karyanya pada optik dan teori gravitasi. Di masa kecilnya, nilainya sangat buruk sampai gurunya bingung bagaimana cara memperbaikinya.

Ludwig von Beethoven

Salah satu komposer terbesar dalam sejarah. Sebelum memulai kariernya, guru musiknya mengatakan kalau ia tidak mempunyai masa depan. Selama kariernya, ia memang kehilangan pendengaran, tapi tetap bisa menghasilkan maha karya yang indah.

Abraham Lincoln

Menerima pendidikan formal tidak lebih dari 5 tahun. Di masa dewasa, mengalami 12 kali kegagalan besar sebelum akhirnya terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat ke-16.

Thomas Alfa Edison

Dianggap penemu terbesar dalam sejarah, memegang 1.093 hak paten atas namanya. Ia melakukan lebih dari 9.000 percobaan sebelum akhirnya menemukan bola lampu pijar. Padahal di masa kecilnya, gurunya menganggap kalau ia terlalu bodoh untuk belajar apa saja dan mengirimnya pulang ke rumah.

Albert Einstein

Dianggap sebagai ilmuwan terpenting abad 20, penerima 2 hadiah Nobel untuk Fisika. Di masa kecilnya, orangtuanya mengira Einstein cacat mental. Nilainya di sekolah dasar sangat buruk sampai gurunya menyuruhnya berhenti sekolah dan berkata, “kamu tidak akan bisa belajar apa pun.”

Winston Churchill

Salah satu pemimpin terpenting Inggris dan dunia. Dalam jajak pendapat BBC di tahun 2002 untuk memilih 100 orang terbesar Inggris, Churchill menempati urutan pertama. Di masa kecilnya, ia gagal di kelas 6 sekolah dasar. Tapi Churchill pantang menyerah. Ia belajar lebih keras dan akhirnya terpilih menjadi Perdana Menteri Inggris pada Perang Dunia II.

Walt Disney

Produser film, sutradara, penulis skenario, aktor suara dan animator, pendiri perusahaan produksi Disney yang kini terkenal sebagai The Walt Disney, memulai bisnis di garasi rumah. Perusahaan produksi kartun pertamanya bangkrut. Dalam konferensi pers pertama, seorang wartawan mengatakn kalau ia tidak punya ide bagus untuk memproduksi film.

Soichiro Honda

Ditolak ketika melamar di Toyota Motor Corporation sebagai insinyur. Ia terus menganggur hingga tetangganya mulai membeli skuter buatannya. Setelah itu, ia mendirikan perusahaan sendiri, Honda. Saat ini, Honda adalah salah satu produsen otomotif terbesar di dunia, mengalahkan GM dan Chrysler.

Akio Morita

Pendiri perusahaan alat listrik raksasa, Sony Corporation. Produk pertamanya, rice cooker, hanya terjual 100 unit. Saat ini, Sony termasuk salah satu perusahaan elektronik terbesar di dunia.

Steven Spielberg

Sutradara terkemuka Amerika yang meraih 3 Academy Awards, juga terkenal sebagai sutradara yang filmnya paling sukses. Di masa mudanya, Spielberg keluar dari sekolah menengah pertama. Ia dibujuk untuk sekolah lagi dan dimasukkan ke kelas anak-anak terlambat mental. Hanya sekolah selama sebulan, dia keluar lagi untuk selamanya.

Bill Gates

Pendiri Microsoft, orang terkaya di dunia selama satu dekade terakhir, drop out dari Harvard University.

Jadi apa pun situasi Anda saat ini, gagal atau sukses, itu merupakan konsekuensi dari sebuah proses berpikir atau mindset yang telah Anda hasilkan.

Jika Anda berharap bisa mengubah kegagalan menjadi kesuksesan, pikiran sadar dan bawah sadar Anda harus bekerjasama. Pikiran sadar adalah pikiran yang akrab dengan kita, yang berpikir, yang merasakan, yang mengambil keputusan. Pikiran sadar merupakan bagian yang teramat kecil dari kesadaran kita. Seperti puncak gunung es yang menyembul di permukaan air, pikiran bawah sadar jauh lebih luas. Tetapi, pikiran bawah sadar tidak dapat berpikir bagi dirinya sendiri. Ia tidak dapat memutuskan mana yang benar dan mana yang salah. Ia tidak mempunyai kekuatan untuk memutuskan.

Jika Anda percaya bahwa Anda tidak dapat meraih sesuatu, jika Anda percaya bahwa Anda tidak dapat melakukan sesuatu, jika Anda percaya bahwa Anda tidak dapat memiliki sesuatu, pikiran bawah sadar akan meningkatkan kepercayaan Anda. Tugasnya hanyalah memastikan kepercayaan Anda terbukti. Apapun yang Anda percayai, pikiran bawah sadar akan menciptakan berbagai kondisi sehingga kepercayaan Anda terbukti.

Pikiran bawah sadar memiliki kekuatan yang sangat besar, dan menggunakan semua kekuatan itu untuk meningkatkan kepercayaan Anda.

Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan

Nah, dalam rangka meraih kesuksesan, sangat penting bagi Anda untuk mencari bantuan dari pikiran bawah sadar Anda karena pikiran bawah sadar siap melaksanakan perintah Anda. Syaratnya, Anda harus membangun keinginan untuk berbicara padanya dengan kebulatan hati.

Ada saat-saat dimana pikiran bawah sadar lebih cepat menangkap perintah Anda, yaitu ketika Anda berada diambang tidur dan ketika Anda akan bangun. Anda pasti pernah, setelah seharian bekerja, Anda beranjak tidur dengan pikiran, “ah.. aku cape sekali!” Entah berapa lama Anda tidur, Anda akan lebih sering bangun keesokan paginya dengan rasa penat. Tetapi, jika Anda memulai tidur dengan pikiran, “setelah istirahat malam ini aku akan bangun dengan kondisi segar,” Anda akan bangun pada pagi harinya dengan perasaan segar seutuhnya.

Itulah sebagian kecil dari kekuatan pikiran bawah sadar.

Karena pikiran bawah sadar tidak berpikir untuk dirinya sendiri dan hanya menerima perintah, maka Anda harus memberikan perintah-perintah ini. Anda harus membuat pikiran bawah sadar menerima pikiran Anda. Pikiran bawah sadar terbentuk untuk membuktikan kepercayaan Anda. Apapun yang Anda gambarkan untuk diri Anda sendiri, pikiran bawah sadar hanya akan membuktikan gambaran itu sebagai sebuah kebenaran.

Untuk mengubah kegagalan menjadi kesuksesan, Anda harus memiliki kepercayaan yang kuat akan kesuksesan, Anda harus menciptakan sebuah gambaran bahwa Anda sukses. Jika Anda secara sadar menciptakan sebuah gambaran mengenai diri Anda sebagai individu yang berhasil, kesuksesan pasti akan datang pada Anda. Tetapi jika Anda yakin bahwa Anda identik dengan kegagalan, meskipun Anda sudah berada dalam keadaan terbaik, dengan sumber daya terbaik, Anda akan tetap gagal. Seperti itulah hukumnya. Jika Anda memikirkan kekurangan, maka kekurangan yang akan menimpa Anda. Jika Anda membayangkan kelimpahan, maka kelimpahan akan mengalir pada Anda.

Bicara dengan pikiran bawah sadar disebut afirmasi. Contohnya:

Badan Anda sedang tidak sehat dan telah mengunjungi sejumlah dokter, namun tidak ada perubahan sedikit pun. Dalam kondisi seperti itu, Anda dapat menegaskan pada diri Anda sendiri bahwa, “dengan kemurahan Tuhan, aku merasa lebih baik dan lebih baik lagi setiap hari dengan segala cara, setiap hari dengan segala cara.”

Lakukan afirmasi ini terutama ketika Anda beranjak tidur dan ketika bangun di pagi hari. Ulangi afirmasi ini. Pertama-tama dengan keras tiga kali, kemudian dengan lembut tiga kali, dan akhirnya empat kali sambil berbisikan. Dengan cara ini, pikiran bawah sadar Anda akan menerima perintah yang Anda berikan dan menciptakan kondisi untuk memulihkan kesehatan Anda.

Afirmasi positif akan membuka jalan kesuksesan Anda dan mewujudkan apa yang Anda harapkan.

4. Jangan, jangan, jangan pernah menyerah

Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan

Sebuah pepatah populer Afrika mengatakan, “hidup itu seperti bersepeda. Kita akan jatuh saat berhenti mengayuh.” Pada awal kita belajar naik sepeda, kita tidak pernah menghitung berapa kali kita jatuh. Kita tidak menghiraukan kaki, tangan, dan sekujur tubuh lecet-lecet penuh luka. Namun, semua itu tidak mengendorkan semangat untuk terus mencoba. Kegembiraan luar biasa menyelimuti jiwa raga ketika sepeda itu meluncur: “Aku biiiiisaaaaaa!” Seluruh dunia terasa indah dan ringan!

Memulai bisnis tidak jauh berbeda dengan belajar naik sepeda. Anda jangan menghitung berapa kali Anda membuat kesalahan dan berapa kali Anda gagal. Dalam kondisi seperti itu, Anda hanya perlu terus berusaha dan menjaga arah agar tetap pada jalur yang benar.

Kapan pun Anda telah menetapkan suatu tujuan, kapan pun Anda telah mulai melakukan sesuatu, jangan, jangan, jangan pernah menyerah. Kesulitan mungkin muncul, rintangan mungkin menghambat Anda, dan barangkali Anda gagal lagi dan lagi. Tetapi, kegagalan bukanlah akhir. Kegagalan hanyalah batu loncatan menuju kesuksesan. Semua orang besar yang telah mencapai kesuksesan dalam hidup adalah orang yang tidak pernah menyerah. Kapan pun Anda memulai suatu pekerjaan, Anda harus menyelesaikannya sampai akhir.

*******

Pernahkah Anda berpikir mengapa ada orang sukses namun ada juga orang yang serba kekurangan? Mengapa ada orang yang selalu beruntung namun ada juga yang senantiasa sial? Apakah itu hanya faktor nasib atau memang ada rumus tertentu yang siapa pun ketika melakukannya akan sukses, dan sebaliknya, yang menyepelekannya akan gagal?

Ya, memang ada rumus kesuksesan dan ada rumus kegagalan. Ada rumus keberuntungan dan ada rumus kesialan.

Mengapa banyak orang yang bercita-cita sukses namun berujung pada kegagalan? Itu terjadi karena tidak semua orang yang bercita-cita sukses mau menjalani hidup sebagaimana orang-orang sukses menjalani hidup. Mereka lebih sering menjalani cara-cara orang gagal dalam meraih keterpurukan.

Ada dua kata yang membedakan dua fenomena diatas, yaitu kemampuan (CAN) dan kemauan (WILL). Banyak orang memiliki kemampuan untuk meraih sesuatu namun tidak memiliki kemauan kuat untuk meraihnya. Kemampuan dan kemauan akan membentuk sikap mental (Attitude). Kemampuan yang bersifat positif dan kemauan yang kuat akan membentuk Attitude positif, begitu pun sebaliknya.

Hidup bukan sekadar masalah kemenangan. Dalam hidup, Anda harus gagal, gagal, dan gagal sampai akhirnya Anda berhasil meraih kesuksesan.

Jika Anda ingin mendapatkan Cara Mengubah Kegagalan Menjadi Kesuksesan dengan cepat dan efektif, Anda bisa konsultasikan kepada mentor & konsultan yang tepat.

*******

  • Untuk Konsultasi dan solusi masalah usaha, bisnis, karir, silakan klik >> Program Pelatihan Zona Kaya
  • Untuk Konsultasi dan solusi masalah spiritual, rezeki, penyembuhan dan masalah hidup secara metafisik silakan klik >> Program GIM Bioenergi
  • Untuk konsultasi dan solusi masalah dengan cepat dan praktis silakan klik >> Kapsul Bioenergi
  • Untuk Konsultasi dan solusi peningkatan kualitas hidup, lebih sehat, sukses, kaya dan bahagia silakan klik>> Quantum Bioenergi.
  • Untuk konsultasi masalah atau harapan untuk peningkatan jabatan, kedudukan (anggota DPR, Bupati dan Gubernur), keuntungan dan pengembangan Bisnis silahkan klik>>Solusi Khusus Bioenergi

Bagi Anda yang ingin konsultasi secara langsung dengan Bapak Syaiful Maghsri mengenai Cara Mengubah Kegagalan Menjadi kesuksesan dan berbagai masalah hidup lainnya, anda bisa datang langsung ke Bioenergi Center Jl. Veteran No. 153 Yogyakarta.

Agar Anda tidak perlu menunggu dan mengantri sebaiknya Anda menentukan waktunya dan minta dijadwalkan secara khusus dengan menghubungi HP/WA : 0853 2727 1999 (Ibu Enni),0878 3903 8000 (Ibu Evi) , 0274 – 412446 (Office)

Bagikan:

Artikel Terbaru