Syaiful M Maghsri :: Motivator Spiritual | Konsultan Cara Kaya | Cara Sukses| Mengatasi Masalah

Home Cara Kaya Rahasia Menjadi Kaya: Lepaskan Ketergantungan Anda Pada Uang

Rahasia Menjadi Kaya

Ingin Tahu Rahasia Menjadi Kaya?

Rahasia menjadi kaya – Pahami Quoute dari Bp. Syaiful M. Maghsri berikut ini!  Dalami maknanya serta dapatkan rahasia besar dari pesan bermakna yang ada di dalamnya!

“Ketika saya mengejar uang, ketika semua hal yang saya lakukan hanyalah mendapatkan uang, saya tidak pernah merasa cukup. Uang saya pun tidak pernah cukup. Tetapi, ketika saya menjalani hidup saya dengan sebuah TUJUAN, dan fokus saya adalah memberikan yang terbaik untuk banyak orang sesuai potensi dan karunia yang saya terima, pada saat itulah saya merasakan kemakmuran.” — Syaiful M. Maghsri

*******

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mengalami hidup dalam kesusahan dan serba kekurangan. Dari hari ke hari, kehidupan saya dipenuhi perjuangan, dan salah satu sebabnya adalah karena saya tidak pernah mempunyai cukup uang untuk bisa memiliki semua yang saya inginkan. Bahkan, sekadar memenuhi kebutuhan pokok saja, saya sering kesulitan, cerita saudara Febian (35 tahun, Jakarta) alumni pelatihan Zona Kaya kepada saya.

Berikut cerita Febian selengkapnya:

Pernah, putra saya yang masih berusia 5 bulan sakit panas tinggi dan hidungnya tersumbat hingga kesulitan bernapas, tapi saya tidak memiliki uang 10 ribu rupiah pun untuk membawanya ke bidan. Ya, hanya ke bidan, bukan ke dokter anak, tetapi itu pun saya tidak punya. Istri saya mencoba meminjam pada tetangga, tapi tidak berhasil juga mendapatkannya. Maka, saya hanya mampu menggendong putra saya semalaman agar dia bisa tidur dengan posisi tegak untuk meringankan napasnya yang tersumbat. Selembar handuk kecil basah tidak henti saya gunakan untuk mengompres dahinya agar demamnya berkurang.

Maka, wajar sekali bukan kalau kemudian saya mengidolakan uang dalam hidup saya?

Saya bekerja agar mendapat uang. Saya pindah pekerjaan juga agar mendapat uang lebih dari sebelumnya. Saya menghabiskan waktu untuk mengatur, menghitung dan memutar uang.

Saya bahagia karena mendapat uang. Saya bersedih karena kehilangan atau kekurangan uang. Saya cemas jika tidak punya uang. Hari saya terasa indah ketika uang datang. Saya marah ketika ada yang mengambil uang saya dengan cara yang tidak pantas. Saya tenang jika di tabungan ada uang. Saya membicarakan uang dengan pasangan. Dan saya, juga bertengkar dengannya karena uang.

Saya berdoa kepada Tuhan agar mendapat uang. Saya sering kecewa pada kehidupan karena saya tidak kebagian uang sebanyak yang diterima orang lain. Ya, walaupun saya mengaku sebagai orang beriman, tetapi hidup saya lebih dipenuhi oleh pikiran tentang uang, uang dan uang, dengan segala bentuk dan manifestasinya.

Banyak hal yang terjadi dalam kehidupan saya, termasuk banyak pilihan yang saya ambil dan tindakan yang saya tempuh, terasa dikendalikan oleh satu-satunya faktor apakah saya punya (cukup) uang atau tidak.

Itu berlangsung selama bertahun-tahun. Sampai saya menemukan sebuah harta karun yang tidak akan pernah habis sampai kapan pun setelah mengikuti pelatihan Zona Kaya. Sebuah harta karun berbentuk sistem meminta langsung semua keinginan kita kepada Tuhan. Sebuah sistem yang bisa mengalirkan apa yang saya inginkan, butuhkan dan impikan dalam kehidupan ini dalam kondisi apapun. Tak peduli apa yang sedang terjadi di dunia, sistem ini bisa menolong kita mendesain kehidupan terbaik yang dipenuhi dengan semua hal yang kita impikan. itulah cerita Febian dengan binar-binar kepada saya.

Rahasia Menjadi Kaya

Saatnya Anda juga mengetahui rahasia yang telah didapatkan oleh saudara Febian.

Inilah rahasia sistem tersebut:

“Untuk dapat hidup sukses dan memperoleh semua yang saya inginkan, saya tidak memerlukan uang.”

Ya, untuk bisa kaya, sukses dan bahagia, Anda tidak memerlukan uang. Yang Anda butuhkan hanyalah bantuan Tuhan. Uang sebagai salah satu bentuk kekayaan pun bisa Anda dapatkan dengan sistem ini. Hanya saja, Anda tidak memerlukan uang sebagai modal.

Untuk memulai menjalankan sistem ini, tanamkan di benak Anda bahwa kekayaan, kesuksesan, kebahagiaan, tidak identik dengan uang. Dan, jika Anda menginginkan ketiga hal itu, Anda tinggal memintanya langsung kepada Sang Maha Kuasa yang juga tidak memerlukan uang untuk menciptakannya.

Uang hanyalah bentuk sistem tukar buatan manusia. Manusia menukarkan uangnya dengan barang-barang yang diinginkan. Tapi, kekuatan Penciptaan Semesta tidak memerlukan uang untuk menciptakan apapun yang Anda inginkan. Tuhan memiliki berjuta cara untuk mengirimkan permintaan Anda tersebut. Kadang, cara pengiriman-Nya memang melibatkan uang. Kadang Dia memberikan apa yang Anda minta dengan menaikkan gaji Anda, melancarkan bisnis Anda, atau meningkatkan penjualan Anda sehingga Anda dapat membeli apa yang Anda inginkan. Itu semua memang melibatkan uang.

Akan tetapi, sering juga, Tuhan memberikan apa yang Anda minta dengan tidak melibatkan uang sama sekali, Anda mendapatkan berbagai macam keberuntungan sebagai jalan bagi Tuhan untuk memberikan secara langsung apapun yang Anda inginkan dengan tanpa memerlukan uang.

Kesimpulan dari fakta ini adalah, kita tidak seharusnya mendasari keputusan tentang apapun pada faktor uang. Kita tidak boleh takut kehilangan uang, takut tidak mendapatkan uang, takut mengeluarkan uang, takut menghabiskan uang, takut membelanjakan uang, takut bersedekah uang, takut membayar zakat uang, dan sebagainya.

Anda tidak perlu takut akan semua hal yang melibatkan uang. Karena sekali lagi, pertolongan Tuhan bisa didapat tanpa memerlukan uang. Inilah rahasia Menjadi kaya yang sebenarnya. Tidak perlu ada emosi berlebihan ketika uang datang dan pergi dalam hidup Anda. Karena bagaimana pun, setiap kedatangan uang berarti Anda mengeluarkan sesuatu, dan setiap kepergian uang biasanya Anda juga mendapatkan sesuatu.

Uang hanyalah bentuk alat tukar untuk sesuatu yang nyata (seperti barang-barang) dan yang abstrak (seperti pengalaman, kesadaran dan pencerahan). Jadi pada dasarnya, kita selalu mendapatkan atau mengeluarkan sesuatu untuk semua uang yang kita keluarkan atau terima.

Seorang sahabat mengajarkan sebuah ungkapan yang sederhana. Tetapi sangat bijak dalam kehidupan ini kepada saya yang dulu sangat terbiasa mengambil keputusan karena uang.

Pada suatu hari, dia ingin membelikan tiket pertunjukan balet untuk saya dan anak saya yang harganya lebih dari 800 ribu rupiah per-kursi untuk kelas VIP.

Ketika saya bilang tidak usah kursi VIP, kelas balkon saja karena saya tidak enak dengan harganya yang terlalu tinggi, dia malah menjawab, “tidak apa-apa, saya ingin kamu dan putra-mu menikmati pengalaman ini semaksimal mungkin. Ini hanya uang. Nanti juga ada lagi. Tetapi, pengalaman ini, belum tentu terulang lagi.”

Ungkapan itulah yang sejak saat itu benar-benar membantu saya melihat segala sesuatu dengan objektif dan bukan karena pertimbangan apakah ada uang atau tidak.

“Ini hanya uang. Nanti juga ada lagi. (It’s just money. More will come).”

Yakinlah bahwa dalam urusan uang, yang sebenarnya terjadi adalah “ini hanyalah uang,” bukan taruhan nyawa atau sebagainya.

Uang itu datang dan pergi. Jika sekarang pergi, nanti juga akan datang atau ada lagi. Jadi jangan pernah mengorbankan apapun untuk uang. Jangan mengorbankan apapun untuk mempertahankan uang. Jangan mengorbankan apapun untuk mendapatkan uang. Jangan mengorbankan apapun untuk menghemat uang. Jangan mengorbankan apapun demi keberadaan uang.

Rahasia Menjadi Kaya

Atur prioritas Anda dengan tepat, sehingga Anda dapat menikmati kehidupan dan pengalaman hidup terbaik, baik itu ada uang atau tidak.

Adalah sangat tidak bijak, misalnya, jika Anda mengorbankan kebutuhan pendidikan atau gizi anak-anak Anda karena alasan tidak punya uang. “Sekolahnya nanti saja,”atau “makan apa adanya saja,” atau “apa boleh buat, kita kan miskin.”

Ingat, waktu yang terbuang karena anak tertunda sekolahnya, atau pertumbuhan fisiknya yang terganggu karena gizi tidak baik, tidak akan pernah bisa diganti, diperbaiki atau ditebus dengan uang berapa pun jumlahnya.

Mungkin Anda berdalih, “tapi kalau memang tidak mampu, bagaimana?”

Ada dua poin penting yang harus diperhatikan dari sanggahan di atas.

Pertama, anggapan bahwa tidak ada jalan keluar hanyalah sebuah anggapan belaka, bukan kenyataan. Itu adalah anggapan yang didasari oleh pola pikir miskin. Pola pikir miskin itulah yang membatasi kemauan dan kemampuan Anda untuk mengenali jalan keluar.

Pada banyak kasus, bahkan dalam kondisi miskin kronis sekali pun, sebenarnya masih ada jalan keluar yang bisa ditempuh seandainya ada kemauan untuk mencari. Hal seperti itu terjadi karena ego yang mengatakan bahwa jalan keluar tersebut tidak seperti yang mereka (orang-orang miskin itu) inginkan. Atau, mereka tidak mau karena ada rasa takut dan tidak yakin atas penjagaan Tuhan yang tidak pernah putus.

Meskipun klise, tapi pepatah yang mengatakan bahwa, “bila ada kemauan maka pasti ada jalan” memang sebuah kebenaran.

Kedua, seseorang hanya bisa disebut miskin jika benar-benar sudah tidak mendapatkan pertolongan Yang Maha Kuasa. Tapi, Tuhan sendiri sudah menegaskan bahwa Dia akan menolong siapa pun yang meminta pertolongan-Nya.

“Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah amat dekat.” (QS. Al Baqarah: 214)

“Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.” (QS. Al Hadid: 4)

“Dan katakanlah kepada manusia yang bertanya tentang Aku bahwa sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa (meminta) apabila ia berdoa (meminta) kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al-Mu’min: 60)

Dengan semua janji-Nya ini, apakah ada alasan bagi siapa pun untuk mengaku miskin, atau merasa miskin dan kemudian mengambil keputusan berdasarkan pada ada atau tidaknya uang dalam kehidupan mereka? Sementara Tuhan, Sang Penolong, tidak memerlukan uang untuk menolong kita?

Jadi, janganlah sekali-kali berkecil hati apapun kondisi keuangan Anda saat ini. Bisa jadi saat ini Anda memang orang termiskin di dunia dari jumlah uang yang Anda miliki, atau sekedar merasa sebagai orang termiskin sedunia. Tapi, dengan cara dan pola pikir yang tepat, serta paham rahasia menjadi kaya yang sebenarnya Anda pasti bisa menjadi kaya, sukses, sejahtera dan bahagia.

Anda tidak memerlukan uang untuk mendapatkannya. Modal Anda hanyalah:

  • Kemauan untuk mengubah hidup Anda.
  • Kemauan menerima semua informasi baru dengan pikiran terbuka.
  • Kesediaan untuk menerapkan informasi tersebut dalam hidup Anda.

Jadi, Anda siap untuk meraih kekayaan, kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan dengan melepas ketergantungan pada uang? Inilah rahasia menjadi kaya yang tak banyak orang yang tahu! Anda bisa melakukannya.

Artikel Terbaru

Cara Spiritual

Ingat, hidup adalah sebuah perjalanan. Cara Spiritual - Jika Anda mendapatkan semua yang Anda inginkan sekaligus, tidak ada gunanya...